Langsung ke konten utama

Transformator

Transformator / Trafo


Pengertian
Transformator, yang lebih sering dikenal dengan istilah trafo, merupakan alat listrik yang dapat memindahkan energi listrik dari suatu rangkaian listrik lain, menggunakan prinsip induksi elektromagnetik ( melalui pasangan magnet ). Biasanya dipakai untuk mengubah tegangan listrik dari tinggi ke rendah dan berarti juga mengubah arus listrik dari rendah ke tinggi.

Berdasarkan frekuensi kerjanya trafo dibedakan menjadi 4 yaitu :

1. Trafo Pendengaran (20Hz-20kHz)
2. Trafo Daya (50Hz-60Hz)
3. Trafo MF (445kHz)
4. Trafo Rf (>445kHz)


Trafo menurut penggunaannya dalam tenaga listrik dibedakan menjadi:

Transformator step-up adalah transformator yang memiliki lilitan sekunder lebih banyak daripada lilitan primer, sehingga berfungsi sebagai penaik tegangan. Transformator ini biasa ditemui pada pembangkit tenaga listrik sebagai penaik tegangan yang dihasilkan generator menjadi tegangan tinggi yang digunakan dalam transmisi jarak jauh.


(gambar trafo step up)


Transformator step-down memiliki lilitan sekunder lebih sedikit daripada lilitan primer, sehingga berfungsi sebagai penurun tegangan. Transformator jenis ini sangat mudah ditemui, terutama dalam adaptor AC-DC.

(gambar trafo step down)




Trafo penaik tegangan ( Step Up Trafo ) adalah kebalikan dari step down trafo yaitu untuk menaikkan tegangan listrik AC. Sebuah trafo penurun tegangan bisa juga kita gunakan untuk menaikkan tegangan dengan membalik bagian primernya menjadi skunder dan bagian skunder menjadi primer, tentu dengan memperhatikan tegangan kerja trafo tersebut. Contoh penggunaan trafo penaik tegangan adalah pada rangkaian emergency light/lampu darurat yang menyala saat PLN padam dan UPS pada PC. Prinsip kerjanyanya adalah tegangan DC ( searah ) yang berasal dari battery diubah menjadi tegangan AC ( bolak-balik ) lalu dinaikan menjadi 220 volt oleh trafo sehingga mampu menyalakan lampu atau PC di saat PLN padam.

Trafo penaik tegangan ( Step Up Trafo ) adalah kebalikan dari step down trafo yaitu untuk menaikkan tegangan listrik AC. Sebuah trafo penurun tegangan bisa juga kita gunakan untuk menaikkan tegangan dengan membalik bagian primernya menjadi skunder dan bagian skunder menjadi primer, tentu dengan memperhatikan tegangan kerja trafo tersebut. Contoh penggunaan trafo penaik tegangan adalah pada rangkaian emergency light/lampu darurat yang menyala saat PLN padam dan UPS pada PC. Prinsip kerjanyanya adalah tegangan DC ( searah ) yang berasal dari battery diubah menjadi tegangan AC ( bolak-balik ) lalu dinaikan menjadi 220 volt oleh trafo sehingga mampu menyalakan lampu atau PC di saat PLN padam.



Komentar

Postingan populer dari blog ini

'Mimpi' kanlah dan segera 'Nyata' kanlah

Tujuan tanpa persiapan yang baik memang hanya sebuah bangunan mimpi, mungkin akan goyah jika terken hempasan angin, meskipun tertiup lembut atau akan runtuh saat terguyur hujan.Buatlah bangunan yang ingin kita sekokoh karang, yang selalu tegar berdiri kokoh meski diterjang deru ombak, tetap tegak walau sisinya terhempas air, tetap kuat meski puncanya tersengat matahari, tak goyah meski diterpa angin dan tetap memberi penjagaan untuk manusia di sekitarnya. Belajarlah kepada seorang balita, saat ia mulai merangkak kemudian perlahan bangkit berdiri melangkahkan kakinya sedikit kemudian ia terjatuh, berdiri kemudiah terjatuh lagi lagi dan lagi. Tak jarang ia pun menangis mungkin sakit ataupun kesal karena langkahnya belum begitu seimbang. Jatuh, jatuh dan jatuh lagi... Namun tunggulah beberapa saat lagi ketika ia mampu tersenyum ketika berjalan,, tertawa riang ketika berlari. Lariii!!! Larii!! dan larii. Bahan tiap tempat ia kunjungi dengan lariii. Dan ia telah berhasil. Jika memang sifat...

Karena Hidupku Hanya Sekali

Biarkan mereka tertawa... Saya akan kejar apa yang saya mau, saya akan kejar apa yang saya inginkan, dan saya akan capai apa yang saya cita – citakan. Karena hidupku hanya sekali. Karena sisa usiaku tak banyak lagi di dunia ini. Karena setiap yang terjadi tak akan terulang lagi. Karena detik demi detik waktu kan terus berlalu. Hatiku terpaut, pada salah satu profesi mulia.. Dokter.. Banyak orang mengatakan “Mengapa kau pilih cita – cita yang mempunyai banyak pesaing dari seluruh nusantara?” Aku tak tahu harus menjawab apa Yang pasti, itu adalah suara hatiku Bukan mengikuti trend cita – cita para calon mahasiswa yang lain Bukan bisikan – bisikan kecil dari para tetangga kiri kanan Tapi itu tulus Yang kupikir, dokter sangatlah mulia Apa yang aku alami sekarang Hanyalah rangkaian menuju ke sana, mimpiku Liku – liku, kelokan demi kelokan, Landai, terjal dan curam Mudah – mudahan itu semua adalah bagian berkah dariNya Aku bukanlah orang yang jenius, Aku juga tahu, secara finansial tak beg...

MOTOR DC / Arus Searah

Motor DC/arus searah, sebagaimana namanya, menggunakan arus langsung yang tidak langsung/direct-unidirectional. Motor DC digunakan pada penggunaan khusus dimana diperlukan penyalaan torsi yang tinggi atau percepatan yang tetap untuk kisaran kecepatan yang luas. Sebuah motor DC yang memiliki tiga komponen utama: 1.Kutub medan. Secara sederhada digambarkan bahwa interaksi dua kutub magnet akan menyebabkan perputaran pada motor DC. Motor DC memiliki kutub medan yang stasioner dan dinamo yang menggerakan bearing pada ruang diantara kutub medan. Motor DC sederhana memiliki dua kutub medan: kutub utara dan kutub selatan. Garis magnetik energi membesar melintasi bukaan diantara kutub-kutub dari utara ke selatan. Untuk motor yang lebih besar atau lebih komplek terdapat satu atau lebih elektromagnet. Elektromagnet menerima listrik dari sumber daya dari luar sebagai penyedia struktur medan. 2. Dinamo Bila arus masuk menuju dinamo, maka arus ini akan menjadi elektromagnet. Dinamo yang berbentuk...